“Kami sampaikan langsung kepada Bapak Wamen, di Batu Bara ada sekitar 1.500 hektare sawah dan 500 hektare lahan cabai yang rusak akibat banjir baru-baru ini,” ungkap Baharuddin.
Bupati mendesak adanya koordinasi cepat untuk penyaluran bantuan bibit padi dan hortikultura. Hal ini krusial agar petani di Batu Bara bisa segera bangkit dan kembali berproduksi pascabencana.
Respon Pemerintah Pusat
Merespons hal tersebut, Wakil Menteri Pertanian menegaskan komitmen pemerintah pusat untuk memulihkan lahan pertanian terdampak bencana (puso). Rehabilitasi sawah dan distribusi bibit gratis serta alat mesin pertanian (alsintan) menjadi prioritas utama demi menjaga ketahanan pangan nasional.
Selain bantuan fisik, acara ini juga meluncurkan program “Ambil Bibit Gratis” untuk mendorong masyarakat berpartisipasi aktif dalam penghijauan mandiri. Sinergi antara pelestarian alam dan pemulihan ekonomi petani menjadi kunci utama dalam kegiatan ini.
(Afghan)








Tinggalkan Balasan