Kades Wuled Berterima Kasih kepada Media atas Berita Miring Tentang Dirinya

Abah Sofyan

Namun, pada tahun 2024, nama yang bersangkutan tidak dimasukkan dalam daftar penerima bantuan Dana Desa dan digantikan oleh tetangga yang memiliki kondisi serupa namun belum menerima bantuan. “Berdasarkan rembug warga, nama beliau digantikan dengan nama tetangga karena kondisi serupa, agar masyarakat Wuled mendapatkan kesempatan yang sama dalam menerima bantuan,” jelas Wasduki.

Rencananya, rembug warga berikutnya akan dilaksanakan pada September 2024, melibatkan unsur BPD dan perangkat desa. “Kami akan membahas pengalokasian dan peninjauan ulang penerima bantuan, dan akan mengusulkan agar nama beliau didata sebagai penerima bantuan,” tambah Wasduki.

Wasduki juga menyatakan bahwa bantuan beras yang diterima bukan bagian dari dana desa, melainkan inisiatif pribadinya.

Burhan, salah satu perangkat desa, menilai pemberitaan tersebut tidak sesuai dengan fakta di lapangan. “Pak Kades telah memberikan banyak dukungan, termasuk dalam memugar rumah. Kami merasa berita tersebut sepihak dan perlu klarifikasi lebih lanjut,” ujarnya.

Bacaan Lainnya

Burhan menyayangkan berita yang beredar, dan menegaskan kesiapan pihaknya untuk memberikan klarifikasi. “Kami terbuka untuk dimintai keterangan,” pungkas Burhan.

(Hatose)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Gravatar profile
  • Rating