Buang Bayi, Dua Mahasiswa Salatiga Berujung Nikah

Abah Sofyan

Investigasi Indonesia

Salatiga, Jawa Tengah – Kasus penelantaran bayi yang sempat menggegerkan warga di Panti Asuhan Salib Putih akhirnya menemui titik terang. Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Salatiga berhasil mengungkap bahwa pelaku pembuangan bayi tersebut adalah sepasang kekasih yang masih berstatus mahasiswa. Namun, alih-alih berakhir di balik jeruji besi, kasus ini diselesaikan melalui pendekatan humanis atau Restorative Justice.

Kronologi Penemuan: Kardus di Aula Panti

Kapolres Salatiga, AKBP Ade Papa Rihi, S.H., S.I.K., M.H., dalam konferensi persnya menjelaskan, peristiwa bermula pada Senin (19/1/2026) pukul 11.30 WIB. Warga menemukan sesosok bayi laki-laki di dalam kardus di Aula Panti Asuhan Salib Putih, Argomulyo.

“Bayi tersebut diperkirakan baru berusia lima hari dengan berat 3 kilogram. Saat ditemukan, tidak ada identitas penitip, sehingga kami langsung melakukan olah TKP dan membawa bayi ke RSUD Salatiga untuk perawatan,” ujar Kapolres.

Bacaan Lainnya

Jejak Persalinan Bongkar Identitas Pelaku

Tim Resmob Polres Salatiga bergerak cepat. Petunjuk utama didapat dari data medis RSUD Kota Salatiga. Diketahui, pada Selasa (13/1/2026), ada sepasang muda-mudi yang melakukan proses persalinan di sana.

Baca juga: Polisi Selidiki Kasus Penemuan Bayi Laki-laki

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Gravatar profile
  • Rating