Janggal! Anggaran Pustaka SMAN 5 Pematangsiantar Fantastis

Abah Sofyan
Penampakan Rung Perpustakaan SMA Negeri 5 Pematangsiantar - Foto Yuni

Investigasi Indonesia

Pematangsintar, Sumatera Utara – Aroma ketidakwajaran tercium dalam pengelolaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di SMA Negeri 5 Pematangsiantar, Sumatera Utara. Dari hasil temuan, alokasi anggaran pengembangan perpustakaan dinilai sangat fantastis, yakni mencapai kisaran Rp300 hingga Rp400 juta dalam setiap tahap pencairan, atau nyaris menembus Rp1 Miliar per tahun. Angka ini dinilai tidak masuk akal jika dibandingkan dengan kondisi fisik perpustakaan di lapangan.

Analisis Anggaran: Matematika yang Tidak Nyam_bung

Jika dibedah menggunakan logika manajemen sekolah, postur anggaran SMAN 5 Pematangsiantar terlihat timpang. Dengan estimasi 1.000 siswa dan besaran BOS Reguler SMA Rp1.500.000/siswa/tahun, sekolah ini mengelola total Rp1,5 Miliar per tahun.

Baca juga: Awas Penyimpangan Dana BOS

Bacaan Lainnya

Pencairan Tahap 1 (50%) biasanya berkisar Rp750 Juta. Jika Rp400 juta habis hanya untuk perpustakaan, artinya 53% dana operasional sekolah tersedot ke satu pos. Hal ini memicu pertanyaan besar: Bagaimana sekolah membiayai operasional krusial lain seperti gaji guru honorer, listrik, air, dan kegiatan kesiswaan?

Fakta Lapangan vs Laporan

Mengacu pada Permendikbudristek No. 63 Tahun 2022, pengembangan perpustakaan difokuskan pada penyediaan buku teks/pendamping dan langganan digital. Namun, hasil penelusuran awak media ke lokasi pada Rabu (21/1/2026), kondisi perpustakaan sekolah terlihat biasa saja, tidak mencerminkan adanya suntikan dana ratusan juta rupiah secara berkala.

ANGGARAN DANA BOS 2025 SMA NEGERI 5 PEMATANGSIANTAR – Foto Screenshot Jaga

Saat hendak dikonfirmasi, oknum guru berinisial AZ yang diduga penanggung jawab perpustakaan justru menunjukkan resistensi.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Gravatar profile
  • Rating