Oknum Dokter Charlie Hospital Diduga Usir Pasien dan Ucap Kata Kasar

Abah Sofyan

Investigasi Indonesia

Kendal, Jawa Tengah – Standar etika pelayanan medis di Charlie Hospital, Boja, Kabupaten Kendal, kini menjadi sorotan tajam. Seorang pasien poli bedah bernama Tri Nur Muzanatun mengaku mengalami perlakuan tidak menyenangkan, mulai dari dugaan pengusiran hingga munculnya perkataan tidak pantas dari seorang oknum dokter.

Kasus ini bermula dari aduan tertulis pasien dalam Form Kritik dan Saran rumah sakit tertanggal Jumat (9/1/2026), yang kemudian viral di media sosial.

Kronologi: Minta Waktu Berpikir Malah Diusir

Dalam laporannya, Tri Nur mengungkapkan insiden bermula saat dirinya berkonsultasi dengan oknum dokter bedah berinisial dr. A.K. Saat itu, pasien meminta izin waktu sejenak untuk berdiskusi dengan suami dan keluarga sebelum menyetujui tindakan operasi yang disarankan.

Bacaan Lainnya

Alih-alih mendapatkan edukasi yang persuasif, pasien mengaku justru menerima respons emosional. Ia menduga dirinya diusir dari ruangan karena dianggap menunda keputusan medis. Perlakuan ini dinilai sangat tidak etis dan jauh dari standar profesionalisme tenaga kesehatan.

Mediasi Memanas, Oknum Dokter Diduga Keceplosan

Merespons viralnya kasus ini, pihak manajemen Charlie Hospital menggelar pertemuan klarifikasi pada Kamis (15/1/2026). Pertemuan tersebut mempertemukan pihak pasien, awak media, dan dr. A.K.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Gravatar profile
  • Rating