Warga Keluhkan Dugaan Pungli di SIM Keliling Plaza Bintaro

Abah Sofyan

Investigasi Indonesia

Tangerang Selatan, Banten — Sejumlah warga menyampaikan keluhan keras terkait layanan di SIM Keliling Plaza Bintaro Satpas Polres Tangerang Selatan, yang mereka sampaikan melalui ulasan di Google Maps. Dalam ulasan tersebut, warga menyoroti dugaan praktik pungutan liar (pungli) serta layanan kesehatan yang dinilai tidak sesuai prosedur.

Dalam keluhan yang beredar, warga menyebut adanya permintaan “sumbangan sukarela” yang dikaitkan dengan bantuan tes psikotes. Warga menyebut psikotes ditakut-takuti bahwa jumlah soal mencapai ratusan, padahal menurut mereka tidak mencapai 100 soal. Kondisi tersebut dinilai membuat pemohon SIM merasa tidak enak menolak, sehingga terdorong memberikan uang tambahan di luar biaya resmi.

Warga juga menyinggung biaya resmi SIM sebesar Rp 260.000, tetapi banyak pemohon yang disebut “menggenapkan” hingga Rp 300.000 karena tekanan psikologis. Dengan asumsi antrean mencapai sekitar 50 orang per hari, warga memperkirakan potensi penerimaan tidak resmi mencapai Rp 2 juta per hari, atau sekitar Rp 60 juta per bulan.

Bacaan Lainnya

Selain dugaan pungli, warga juga mengeluhkan proses cek kesehatan yang dinilai tidak sesuai prosedur karena tidak terlihat adanya dokter atau petugas kesehatan, namun tetap diterbitkan surat keterangan sehat lengkap dengan biaya tertentu.

Dalam keluhan tersebut, warga memberikan seruan kepada petugas berwenang untuk menghentikan praktik pungli, bekerja jujur sesuai prosedur, serta membangun kepercayaan masyarakat. Sementara kepada masyarakat, warga mengajak agar tidak mudah terpengaruh tawaran bantuan yang tidak diperlukan dan tidak memberikan uang di luar ketentuan resmi.

Warga juga memberikan beberapa masukan kepada petugas SIM keliling, di antaranya:

  • Memasang banner resmi berisi rincian biaya pembuatan/perpanjangan SIM
  • Menyediakan metode pembayaran non-tunai seperti QRIS atau rekening negara
  • Memperbaiki transparansi prosedur layanan

Meski banyak keluhan disampaikan, warga tetap mengapresiasi beberapa aspek pelayanan yang dinilai baik, seperti ketertiban antrean dan sikap sebagian petugas yang masih profesional.

Hingga berita ini dipublikasikan, belum ada klarifikasi atau keterangan resmi dari pihak terkait, dan redaksi masih berupaya meminta tanggapan dari Satpas SIM Polres Tangerang Selatan.


Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Gravatar profile
  • Rating