Mayat bayi yang ditemukan diperkirakan sudah meninggal sekitar tiga hari, dengan kondisi jasad telah membusuk dan terdapat belatung pada bagian kaki. Bayi tersebut berjenis kelamin perempuan dan tidak ditemukan tali pusar.
Wakil Kepala Kurikulum SMKN 1 Wanayasa, Erlandi S.Pd., menjelaskan bahwa pihak sekolah belum dapat memastikan apakah ibu bayi tersebut berasal dari lingkungan sekolah.
“Setelah petugas kebersihan menemukan bercak darah, kami langsung melapor ke Polsek. Kami belum bisa memastikan apakah bayi ini ada kaitan dengan siswi sekolah,” ujarnya.
Petugas Puskesmas, M. Lutfi, membenarkan kondisi jasad bayi yang sudah mengalami pembusukan dan mengeluarkan bau menyengat. Ia memperkirakan bayi tersebut meninggal tiga hari sebelum ditemukan.
Kapolsek Wanayasa, AKP Munawar, S.H., menyatakan bahwa laporan dari pihak sekolah ditindaklanjuti dengan cepat.
“Setibanya di lokasi, kami memeriksa dan memastikan ada mayat bayi perempuan dalam kondisi membusuk. Jasad langsung dibawa ke RSUD Purbalingga untuk keperluan autopsi. Kasus ini masih dalam penyelidikan lebih lanjut,” ungkapnya.
(Red)















Tinggalkan Balasan