Jakarta – Hubungan bilateral antara Indonesia dan Aljazair kini semakin erat, tidak hanya di level pemerintahan, tetapi juga melalui jalur masyarakat sipil. Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI) mengambil langkah strategis dengan menggelar pertemuan eksklusif bersama Duta Besar Republik Demokratik Rakyat Aljazair untuk Indonesia, Y.M. Dr. Abdelouahab Osmane.
Pertemuan yang dikemas dalam jamuan makan malam hangat ini berlangsung di Jakarta, pada Rabu (7/1/2026) malam. Diskusi intensif selama dua jam tersebut dihadiri langsung oleh Ketua Umum PPWI, Wilson Lalengke, didampingi Wakil Ketua III Dewan Pengurus Nasional, Abdul Rahman Dabbousi.
Gagas Program “Home-stay” Antarnegara
Fokus utama pertemuan ini adalah merancang kolaborasi konkret di bidang sosial, budaya, dan media. Salah satu terobosan menarik yang dibahas adalah rencana program kunjungan muhibah atau home-stay.
Program ini dirancang untuk memfasilitasi pertukaran warga negara, di mana masyarakat Indonesia dapat tinggal sementara di Aljazair dan sebaliknya. Tujuannya adalah membuka wawasan lintas budaya dan mempererat persaudaraan di tingkat akar rumput (grassroot).
“Kami percaya diplomasi tidak hanya tugas negara. PPWI siap menjadi jembatan komunikasi melalui jejaring pewarta warga untuk memperkenalkan kekayaan tradisi kedua bangsa,” ujar Wilson Lalengke.
Potensi Ekonomi dan Pendidikan
Y.M. Dr. Abdelouahab Osmane menyambut antusias inisiatif PPWI tersebut. Mengenakan kemeja batik hitam yang elegan, sang Duta Besar menilai pertemuan ini sebagai pintu gerbang menuju kerja sama yang lebih luas, mencakup sektor pendidikan hingga ekonomi-perdagangan.
“Saya sangat senang bertemu dengan rekan-rekan PPWI. Ini membuka peluang besar untuk kerja sama yang saling menguntungkan. Sinergi antara media warga dan diplomatik sangat penting untuk membangun pemahaman yang utuh,” ungkap Dr. Osmane.
Simbol Persaudaraan
Suasana keakraban semakin terasa di penghujung acara. Sebagai simbol penghormatan dan persaudaraan, Wilson Lalengke menyematkan PIN resmi PPWI di baju batik Dr. Abdelouahab Osmane. Momen ini menandai komitmen kedua belah pihak untuk menjaga komunikasi intensif ke depannya.








Tinggalkan Balasan