Laporan Nation Thailand menyebutkan kerusakan terparah dialami gerbong 1 dan 2 yang tertimpa beton. Sementara itu, struktur baja crane menghantam bagian tengah gerbong 3 hingga memicu kebakaran. Saking kerasnya benturan, gerbong nomor 4 sampai terlepas dari rangkaian utama.
Evakuasi Dramatis
Kepala Kepolisian Nakhon Ratchasima, Thatchapon Chinnawong, mengonfirmasi bahwa proses evakuasi berlangsung sulit. Tumpang tindih antara reruntuhan crane dan bangkai kereta membuat tim penyelamat harus menggunakan alat berat pemotong baja.
“Tim medis dan relawan bekerja keras mengeluarkan penumpang yang terjebak di dalam reruntuhan besi,” ungkap laporan di lapangan. Delapan dari 79 korban luka dilaporkan dalam kondisi kritis, melansir BBC, Rabu (14/01/2026).
Investigasi Dilakukan
Perusahaan Kereta Api Thailand menyatakan kereta tersebut memiliki kapasitas angkut 195 orang. Hingga kini, otoritas setempat masih menyelidiki penyebab pasti runtuhnya crane proyek tersebut. Seluruh korban luka telah dilarikan ke rumah sakit terdekat dengan bantuan berbagai instansi lokal.
(Red)








Tinggalkan Balasan