Camat Siantar Selatan, Henri G. Purba, yang turun langsung meninjau lokasi kejadian memastikan tidak ada korban jiwa dalam insiden ini.
“Puji Tuhan, seluruh anggota keluarga selamat. Namun, kerugian materiil akibat kerusakan bangunan dan isinya ditaksir mencapai Rp 350 juta,” jelas Henri.
Penyelidikan Polisi
Meski dugaan awal mengarah pada permainan petasan, pihak kepolisian tetap melakukan prosedur penyelidikan. Tim Inafis telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk memastikan penyebab utama kebakaran dan mengumpulkan barang bukti.
Sementara itu, pemilik rumah, Belman Sihombing, tampak terpukul namun tetap bersyukur keluarganya selamat.
“Terima kasih kepada petugas Damkar dan tetangga yang cepat membantu. Yang terpenting keluarga saya selamat semua,” ucapnya lirih.
(Yuni)








Tinggalkan Balasan