Lansia Tewas di Dalam Sumur

Abah Sofyan

Temuan itu segera dilaporkan ke perangkat desa dan Polsek Plupuh.

Evakuasi Berjalan Dramatis

Mendapat laporan, AKP Suparno bersama personel Polsek Plupuh, Unit Pamapta, Tim Inafis Polres Sragen, tenaga medis Puskesmas Plupuh 2, serta relawan desa langsung melakukan evakuasi.

Proses pengangkatan jenazah berlangsung penuh tantangan mengingat diameter sumur yang sempit dan kedalaman yang cukup dalam. Dengan teknik khusus, jenazah berhasil dievakuasi secara aman.

Hasil Pemeriksaan Medis dan Olah TKP

Pemeriksaan oleh dr. Agus Trimanto, M.Kes., menemukan:

Bacaan Lainnya
  • Lecet pada dahi kiri
  • Patah pangkal paha kanan
  • Patah di atas pergelangan kaki kiri
  • Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan

Hasil olah TKP Tim Inafis, ditambah keterangan keluarga, mengarah pada dugaan kuat bahwa peristiwa ini adalah kecelakaan murni, bukan tindak pidana.

Pihak keluarga menolak dilakukan autopsi dan telah menandatangani surat pernyataan resmi.

Pernyataan Kepolisian

Kapolsek Plupuh AKP Suparno menegaskan bahwa penanganan dilakukan sesuai prosedur.

“Penanganan kami lakukan secara cepat dan profesional. Kami menyampaikan belasungkawa kepada keluarga dan memastikan seluruh proses berjalan penuh kehati-hatian,” ujarnya.

Jenazah kemudian diserahkan kepada keluarga, diterima oleh Sutarno (anak korban), disaksikan langsung oleh Kepala Desa Sidokerto.

(Red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Gravatar profile
  • Rating