Pekerja Tanpa APD Kritis Tertimpa Beton di Siantar

Abah Sofyan

Investigasi Indonesia 

Pematangsiantar, Sumatera Utara – Insiden nahas kecelakaan kerja Pematangsiantar kembali terjadi dan menyita perhatian warga. Seorang pekerja bangunan dilaporkan kritis setelah terjatuh dari ketinggian tujuh meter dan tertimpa reruntuhan material beton di Jalan Simbolon, Kecamatan Siantar Barat, pada Kamis (2/4/2026) pagi.

Peristiwa mengerikan ini terjadi sekitar pukul 10.00 WIB, tepatnya di area samping Rumah Dinas Wali Kota Pematangsiantar. Korban diketahui bernama Andi Suwardana, seorang warga Jalan Anggrek, Kelurahan Timbang Galung. Tragisnya, saat melakukan proses pembongkaran (pembobokan) gedung bertingkat tersebut, korban dipastikan bekerja tanpa dilengkapi Alat Pelindung Diri (APD) standar kelayakan proyek.

Berdasarkan penuturan rekan sekerjanya di lokasi kejadian, insiden memilukan itu berlangsung sangat cepat.

Bacaan Lainnya

“Dia jatuh dari ketinggian sekitar 6 hingga 7 meter, Bang. Sesaat setelah dia terhempas ke bawah, material beton yang baru saja diboboknya ikut runtuh dan langsung menimpa tubuhnya,” ungkap rekan korban yang berada di lokasi.

Reruntuhan material berat tersebut mengakibatkan Andi mengalami luka yang sangat parah. Bagian pinggang hingga area paha korban dilaporkan tertusuk besi beton penyangga.

Seorang saksi mata yang sedang melintas, Doni Siregar, mengaku terkejut melihat kerumunan warga dan langsung berinisiatif mencari bantuan darurat. Setelah kurang lebih setengah jam proses menunggu, tim gabungan dari Pemadam Kebakaran (Damkar) dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pematangsiantar tiba di lokasi.

Dengan dibantu personel kepolisian dan TNI, proses evakuasi evakuasi tubuh korban dari jepitan reruntuhan berlangsung dramatis. Korban kemudian langsung dilarikan ke RSUD dr. Djasamen Saragih untuk mendapatkan penanganan medis intensif.

Hingga berita ini diturunkan, pihak berwenang dan awak media masih menelusuri identitas kontraktor atau pemborong proyek tersebut. Pengabaian fasilitas keselamatan bagi para pekerja bangunan ini menjadi sorotan utama atas terjadinya insiden ini.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Gravatar profile
  • Rating