Pengendara Motor Hanyut di Karangmalang Semarang

Abah Sofyan

Upaya Pencarian Tim Gabungan

Merespons laporan tersebut, tim gabungan yang terdiri dari SPKT Polsek Mijen, Koramil, Basarnas, BPBD Kota Semarang, serta relawan langsung melakukan penyisiran. Fokus pencarian dilakukan di sepanjang aliran sungai, mulai dari titik awal hingga mencapai Jembatan Polaman dan Jembatan Cempoko.

Karena kondisi medan yang gelap dan arus sungai masih sangat deras, pencarian sempat dihentikan pada Selasa malam pukul 21.40 WIB. Operasi pencarian korban dilanjutkan kembali pada Rabu (11/2/2026) pukul 06.30 WIB dengan mendirikan posko di Masjid Ponpes Raudlatul Syifa.

Imbauan Kapolsek Mijen

Kapolsek Mijen, Kompol Sutowo, S.H., menegaskan bahwa pihak kepolisian bersama unsur terkait akan terus berupaya maksimal dalam proses pencarian. Ia juga memberikan imbauan keras kepada masyarakat untuk lebih waspada menghadapi cuaca ekstrem.

“Kami mengingatkan warga agar tidak memaksakan diri melintasi jembatan atau jalan yang tergenang luapan air sungai. Keselamatan jiwa harus didahulukan. Selain itu, kami meminta masyarakat berhenti membuang sampah ke sungai karena dapat menyumbat aliran air dan memicu banjir bandang,” tegas Kompol Sutowo.

Bacaan Lainnya

Hingga saat ini, tim SAR gabungan masih berjibaku menyusuri aliran sungai untuk menemukan keberadaan korban yang hilang.

(Humas/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Gravatar profile
  • Rating