Dalam posisi yang tidak stabil tersebut, ombak besar datang menghantam lambung perahu hingga terbalik.
“Posisi perahu yang melintang membuatnya rentan. Saat gelombang datang, perahu langsung terbalik. Alhamdulillah, seluruh ABK berhasil selamat dan tidak ada korban jiwa,” terang Kompol Faris.
Identitas Korban dan Kerugian
Keempat nelayan yang selamat dalam insiden tersebut adalah Sudarto (42) dan Agus (40) asal Cilacap, serta Tursino (46) warga Puring, Kebumen, dan Kacung (45) dari Kampung Laut.
Tim gabungan dari Satpolairud Polres Kebumen, TNI AL, dan Tim SAR langsung mengevakuasi bangkai perahu tak lama setelah menerima laporan. Meski selamat, kerugian materiil akibat kerusakan perahu ditaksir mencapai Rp20 juta.
Imbauan Keselamatan
Wakapolres Kebumen mengingatkan para nelayan untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat melintas di area muara yang memiliki arus sulit diprediksi.
“Keselamatan adalah prioritas. Kami mengimbau nelayan untuk selalu berhati-hati dan wajib menggunakan jaket pelampung (life jacket) saat melaut sebagai antisipasi kondisi darurat,” pungkasnya.
(Humas Polres Kebumen/Red)








Tinggalkan Balasan