Pemimpin Harus Mumpuni, Ngopeni, dan Melayani Rakyat: Kualitas Terpenuhi pada Pasangan Hidayat-Hellyana

Abah Sofyan

“Orang yang mumpuni biasanya juga mrantasi, sembodo, dan sumbut. Selain itu, bukan sekadar omong doang atau omdo, tetapi bisa dibuktikan dan mampu memberikan perubahan berarti bagi yang dipimpin, sehingga meningkatkan kesejahteraan mereka,” terangnya.

Ngopeni berarti memelihara, menjaga, mengurus, dan merawat tugas yang menjadi tanggung jawabnya. Sebagai contoh, seorang petani atau tukang kebun harus bisa memelihara kebun agar tanaman tumbuh subur dengan kegiatan seperti memberi pupuk, menyiram, dan menyiangi tanaman.

“Menjadi pemimpin berarti memiliki tanggung jawab terhadap anak buahnya, baik secara lahir maupun batin. Mensejahterakan anak buah tidak hanya secara materi, seperti gaji, tetapi juga memperhatikan kesehatan jasmani mereka,” kata Ahmad.

Ngladeni berarti melayani. Menurut Ahmad, tugas pemimpin adalah memberikan pelayanan yang baik, cepat, mudah, murah, dan ramah. Jika sudah terjun ke pemerintahan, maka rakyat adalah yang utama, dan kepuasan rakyat adalah kebahagiaan pimpinan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Gravatar profile
  • Rating