Semarang, Jawa Tengah – Polrestabes Semarang secara tegas membantah isu aksi tawuran yang sempat beredar di media sosial terkait keramaian di kawasan Jalan Pahlawan dan sekitar Gubernuran pada Minggu (8/2). Pihak kepolisian memastikan situasi kamtibmas di Kota Semarang tetap kondusif dan kejadian tersebut murni merupakan kesalahpahaman akibat kebisingan knalpot kendaraan yang tidak standar.
Klarifikasi Pemicu Keramaian
Kasi Humas Polrestabes Semarang, Kompol Agung Setiyo Budi, menjelaskan bahwa hasil koordinasi di lapangan menunjukkan peristiwa tersebut hanyalah ketegangan sesaat. Hal ini dipicu oleh suara knalpot kendaraan roda empat yang telah dimodifikasi hingga menimbulkan suara keras menyerupai ledakan.
“Berdasarkan penelusuran, tidak ditemukan adanya aksi tawuran. Sejumlah komunitas motor yang sedang berkumpul merasa terganggu dengan suara knalpot mobil yang tidak sesuai standar. Sempat terjadi adu mulut, namun situasi berhasil diredam petugas sebelum berkembang menjadi bentrokan,” ungkap Kompol Agung, Selasa (10/2/2026).
Baca juga: Polsek Buayan Gagalkan Tawuran








Tinggalkan Balasan