Antrean Panjang di GT Pejagan Akibat Saldo E-Toll Habis

Abah Sofyan

Antrean kendaraan yang sempat mengular disebabkan oleh banyaknya pengendara yang kehabisan saldo e-Toll dan harus melakukan pengisian ulang di gerbang tol. Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Jateng, Kombes Pol Sony Irawan, mengungkapkan bahwa antrean kendaraan mulai terjadi sejak pukul 05.30 WIB. Namun, berdasarkan pemantauan di lapangan, antrean tidak sampai 2 km dan tidak mencapai interchange.

“Berdasarkan informasi dari pihak tol, mayoritas kendaraan yang mengalami kendala saldo e-Toll adalah kendaraan travel. Hal ini terjadi karena pengemudi travel sering berganti, sementara kartu e-Toll melekat pada kendaraan. Akibatnya, banyak kendaraan travel yang tidak memiliki saldo cukup saat melintas dan harus mengisi ulang di gerbang tol,” jelas Kombes Pol Sony Irawan saat ditemui di GT Kalikangkung pada Senin (24/3/2025).

Langkah Penanganan di Gerbang Tol Pejagan

Pihak kepolisian dan pengelola jalan tol telah mengambil langkah-langkah untuk mengatasi antrean akibat saldo e-Toll habis. Beberapa upaya yang dilakukan antara lain:

  1. Pemasangan Spanduk dan Petunjuk Arah
    • Polda Jateng telah memasang MMT imbauan yang mengarahkan kendaraan dengan saldo e-Toll kurang untuk menggunakan jalur paling kiri. Dengan demikian, kendaraan yang perlu mengisi ulang saldo tidak menghambat pengendara lain yang sudah siap.
  2. Layanan Mobile Top-Up e-Toll
    • Pengelola tol menyiapkan layanan top-up saldo sebelum gerbang tol agar pemudik dapat mengisi saldo lebih awal.
  3. Penambahan Alat Top-Up e-Toll
    • Untuk mempercepat transaksi, pengelola tol telah menambah satu alat top-up saldo e-Toll di lokasi.

Bacaan Lainnya

Kesiapan Pemudik, Kunci Kelancaran Arus Mudik

Polda Jateng menekankan bahwa kesiapan pemudik dalam memastikan saldo e-Toll cukup sebelum berangkat menjadi faktor utama dalam kelancaran perjalanan. Selain itu, koordinasi antara kepolisian dan pengelola tol terus dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan pemudik, terutama menjelang puncak arus mudik yang diprediksi terjadi pada 25-29 Maret 2025.

“Kami mengimbau pemudik untuk selalu berhati-hati, mengikuti arahan petugas, serta memastikan kondisi fisik dan kendaraan tetap prima agar perjalanan mudik berlangsung aman dan nyaman,” pungkas Kombes Pol Sony Irawan.

(Arief/Red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *