Artikel – Pernahkah Anda merasa hari sudah kacau bahkan sebelum Anda beranjak dari kasur? Penyebabnya mungkin sepele: apa yang Anda lakukan di 8 menit pertama setelah membuka mata.
Para ahli sepakat bahwa momen singkat setelah bangun tidur adalah “Waktu Emas” (Golden Time). Periode ini bukan sekadar waktu transisi, melainkan fase krusial di mana otak berada dalam gelombang Theta.
Akses Langsung ke Bawah Sadar
Menurut Dr. Joe Dispenza, peneliti neurosains dan penulis buku terlaris Breaking the Habit of Being Yourself, saat bangun tidur otak tidak langsung sadar penuh. Otak bergerak dari gelombang Delta (tidur lelap) menuju Theta, lalu Alpha, sebelum masuk ke Beta.
“Di fase transisi ini, pintu antara pikiran sadar dan bawah sadar terbuka lebar,” jelas Dr. Dispenza. Ia menekankan bahwa ini adalah waktu terbaik untuk melakukan meditasi atau visualisasi masa depan, karena otak belum memiliki filter analitis yang menolak ide-ide baru.
Bahaya “Digital” di Pagi Hari
Sayangnya, banyak orang justru merusak fase emas ini dengan langsung mengecek ponsel. Pelatih performa otak dunia, Jim Kwik, menyebut kebiasaan ini sebagai perusak produktivitas nomor satu.
“Saat Anda meraih ponsel di pagi hari, Anda melatih otak untuk menjadi reaktif, bukan proaktif,” ujar Kwik dalam salah satu sesi pelatihannya. Menurutnya, melihat notifikasi memicu lonjakan dopamin dan kortisol yang memaksa otak meloncat paksa ke gelombang High Beta (stres), sehingga memicu kecemasan sepanjang hari.
Ubah Kebiasaan
Untuk memaksimalkan potensi otak, para pakar menyarankan untuk menjauhkan gawai di 20 menit pertama. Mel Robbins, penulis The 5 Second Rule, juga menyarankan teknik visualisasi sederhana di momen ini.








Tinggalkan Balasan