Situasi Iran Memanas, Trump Ancam Balas Tembak jika Demonstran Terus Dilukai

Abah Sofyan

Investigasi Indonesia

Washington, USA – Gelombang demonstrasi antipemerintah yang melanda Iran kian tidak terkendali dan berujung kekacauan. Situasi ini memancing respons keras dari Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, yang mengisyaratkan kemungkinan intervensi langsung.

Dalam pernyataan terbarunya pada Sabtu (10/1/2026), Trump mengeluarkan peringatan tegas kepada otoritas keamanan di Teheran agar tidak menggunakan kekuatan mematikan terhadap rakyatnya sendiri.

Ancaman Trump: “Kami Akan Mulai Menembak”

Mengutip laporan Reuters, Trump tidak segan melontarkan ancaman balasan jika kekerasan terhadap demonstran terus berlanjut.

Bacaan Lainnya

“Sebaiknya Anda tidak mulai menembak, karena (jika itu terjadi) kami juga akan mulai menembak,” tegas Trump.

Pernyataan ini meningkatkan ketegangan geopolitik, mengingat Trump secara terbuka menunjukkan keberpihakannya pada keselamatan para pengunjuk rasa. Ia mengakui bahwa kondisi di lapangan saat ini sangat berisiko bagi warga sipil.

“Saya hanya berharap para pengunjuk rasa di Iran bisa selamat, karena saat ini tempat tersebut sangat berbahaya,” imbuhnya.

Pemblokiran Akses Komunikasi

Eskalasi konflik diperparah dengan langkah represif pemerintah Iran. Sejak Kamis malam (8/1/2026), Teheran dilaporkan telah memutus total akses internet dan saluran telepon internasional.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Gravatar profile
  • Rating