“Kedengarannya ide bagus bagi saya,” jawab Trump santai, mengisyaratkan kesiapan Washington melakukan intervensi fisik.
Reaksi Petro: Serukan Persatuan Amerika Latin
Merespons ancaman terbuka dari Gedung Putih, Presiden Gustavo Petro bereaksi keras. Melalui unggahan panjang di platform X, Petro menolak tunduk pada intimidasi tersebut. Ia menyerukan solidaritas seluruh negara Amerika Latin untuk bersatu melawan apa yang ia sebut sebagai arogansi utara.
“Kita harus bersatu atau menghadapi perlakuan layaknya pelayan dan budak,” tulis Petro.
Ia juga mengingatkan sejarah kelam intervensi AS di kawasan tersebut.
“AS adalah negara pertama dalam sejarah manusia yang mengebom ibu kota di Amerika Selatan. Luka itu tetap terbuka untuk waktu yang lama,” kenangnya.
Meski demikian, Petro menegaskan bahwa balas dendam bukanlah jalan keluar. Ia menekankan pentingnya kemandirian kawasan.
“Amerika Latin harus bersatu. Kita harus menjadi kawasan yang memiliki kapasitas untuk memahami, berdagang, dan bergabung dengan seluruh dunia, bukan hanya melihat ke utara (AS), tetapi ke segala arah,” pungkasnya.
(Red)








Tinggalkan Balasan