Simalungun, Sumatera Utara– Dalam upaya memperkuat ukhuwah islamiyah dan kedekatan dengan masyarakat, Tim Safari Ramadhan Kabupaten Simalungun menggelar kunjungan ke Masjid Al-Ikhlas Pamatang Batu III, Nagori Silou Malela, Kecamatan Gunung Malela, pada Rabu malam (11/3/2026). Selain menjalankan agenda keagamaan rutin, kegiatan ini dirancang khusus untuk menyerap aspirasi sekaligus mempererat tali silaturahmi antara pemerintah daerah dan warga setempat di bulan suci.
Rombongan yang beranggotakan delapan orang beserta seorang penceramah tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Simalungun, Riando P Purba. Kedatangan tim disambut hangat oleh Camat Gunung Malela Roy Gozali Sidabalok, Pangulu Nagori Silou Malela Budianto Saragih, pengurus Badan Kesejahteraan Masjid (BKM), serta puluhan jamaah.
Suasana khidmat menyelimuti Masjid Al-Ikhlas saat acara berbuka puasa bersama berlangsung. Selain membangun komunikasi dua arah yang akrab, tim safari juga menyerahkan bantuan stimulan berupa dua gulung sajadah dan satu unit pengeras suara (speaker) portabel kepada pengurus BKM. Bantuan tersebut diharapkan dapat mendukung kelancaran ibadah dan memakmurkan kegiatan keagamaan di masjid tersebut.
Dalam sambutannya, Riando P Purba yang mewakili Bupati Simalungun menekankan bahwa bulan Ramadhan adalah momentum istimewa untuk mendulang pahala melalui tindakan nyata. Ia mengajak masyarakat untuk menjadikan ibadah puasa sebagai sarana meningkatkan ketakwaan dan memperkuat sinergi dalam membangun daerah.
“Mari kita jaga kesehatan dan kekompakan untuk bersama-sama membangun daerah yang kita cintai ini,” ajaknya.
Sesi tausiyah yang disampaikan oleh Al-Ustadz Misman turut memberikan pencerahan spiritual bagi para jamaah. Beliau memaparkan tentang empat golongan manusia yang dirindukan oleh surga, yakni orang yang senantiasa membaca Al-Qur’an, menjaga lisan dari perkataan buruk, gemar bersedekah, serta mereka yang menjalankan ibadah puasa dengan tulus di bulan Ramadhan. Ia berpesan agar jamaah menjadikan kitab suci sebagai pedoman hidup sehari-hari.
















Tinggalkan Balasan