Stunting Jepara Turun Drastis 9,4 Persen

Abah Sofyan

Investigasi Indonesia

Jepara, Jawa Tengah – Kabupaten Jepara mencatatkan progres signifikan dalam penurunan stunting di Jepara, dengan angka prevalensi yang terus melandai secara konsisten dalam beberapa tahun terakhir. Melalui forum Pra Musrenbang yang digelar di Ruang Rapat RMP Sosrokartono, Kamis (26/02/2026), Pemerintah Kabupaten Jepara menegaskan komitmennya untuk mencapai target nasional sesuai peta jalan pembangunan jangka panjang.

Bupati Jepara, Witiarso Utomo, memaparkan bahwa berdasarkan data Survei Status Gizi Indonesia (SSGI), prevalensi tengkes di wilayahnya berhasil ditekan secara akumulatif sebesar 9,4 persen. Secara angka, capaian ini merujuk pada pemulihan kondisi 3.222 anak yang sebelumnya masuk dalam kategori stunting.

“Alhamdulillah, kinerja kolektif di Kabupaten Jepara menunjukkan hasil positif. Angka prevalensi yang sebelumnya berada di posisi 25 persen pada SSGI 2021, kini turun menjadi 15,6 persen berdasarkan data SSGI terakhir tahun 2024,” ungkap Bupati yang akrab disapa Mas Wiwit tersebut.

Bacaan Lainnya

Target Nasional dan Strategi Musrenbang

Penurunan ini menjadi fondasi penting bagi Pemkab Jepara untuk menyelaraskan kebijakan dengan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) 2025–2045. Mas Wiwit menegaskan target minimal yang harus dikejar adalah prevalensi 14,2 persen pada tahun 2029, dan optimis mencapai angka 5 persen pada tahun 2045 mendatang.

Kendati menunjukkan progres yang menggembirakan, Bupati mengingatkan agar seluruh jajaran perangkat daerah dan tenaga kesehatan tidak lengah. Menurutnya, hasil kesepakatan dalam Pra Musrenbang ini akan diintegrasikan langsung ke dalam penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) untuk memastikan keberlanjutan program dan penganggaran.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Gravatar profile
  • Rating