Surakarta, Jawa Tengah – Personel Tim Sparta Polresta Surakarta kembali menunjukkan kesigapannya dalam menjaga stabilitas Kamtibmas dengan menggagalkan rencana aksi perang sarung di Surakarta. Sebanyak 32 remaja berhasil diamankan petugas di kawasan belakang Rumah Sakit Dr. Oen Jebres pada Jumat dini hari (20/2/2026), sesaat sebelum bentrokan pecah.
Respon Cepat Aduan Masyarakat
Kapolresta Surakarta, Kombes Pol Catur Cahyono Wibowo, SIK.MH, melalui Kasat Samapta Kompol Edi Sukamto, SH.MH, menjelaskan bahwa pengungkapan ini berawal dari laporan warga. Masyarakat memberikan informasi melalui Call Center Tim Sparta di nomor WhatsApp 0811-2957-110 terkait adanya kerumunan anak muda yang mencurigakan.
“Mendapatkan aduan tersebut, Tim Sparta langsung merespon cepat menuju lokasi. Setibanya di sana, para remaja tersebut sempat berhampuran melarikan diri, namun berhasil kami kepung dan amankan,” ujar Kompol Edi, Jumat (20/2/2026).
Baca juga: Polisi Amankan 17 Pelaku Perang Sarung
Penyitaan Barang Bukti dan Kendaraan
Berdasarkan hasil interogasi di tempat, puluhan pemuda yang rata-rata masih berusia belasan tahun ini mengakui niat mereka untuk melakukan perang sarung. Dalam operasi tersebut, polisi menyita sejumlah barang bukti yang diduga akan digunakan untuk tawuran dan memeriahkan aksi mereka.
Barang bukti yang diamankan meliputi 10 buah sarung, 2 butir petasan, sebuah speaker, mikrofon, 14 unit telepon genggam, serta 15 unit sepeda motor milik para pelaku. Seluruh remaja tersebut kemudian digelandang ke Mapolresta Surakarta untuk penanganan lebih lanjut oleh Sat Res PPA dan PPO.







Tinggalkan Balasan