Motif Cemburu, 6 Pengeroyok Sadis Sragen Diringkus

Abah Sofyan

Peristiwa nahas tersebut terjadi pada Sabtu dini hari (10/1/2026) di Dukuh Munggur, Desa Pantirejo, Kecamatan Sukodono. Kurang dari 24 jam setelah laporan masuk, polisi berhasil menggulung para pelaku di lokasi berbeda.

Kronologi: Cemburu Berujung Petaka

Kapolres Sragen AKBP Dewiana Syamsu Indyasari melalui Kapolsek Sukodono, AKP Mujiyanto, mengungkapkan bahwa otak dari pengeroyokan ini adalah Agus Setiawan alias Siwil.

“Motif utamanya adalah rasa cemburu pelaku utama (Agus) terhadap korban. Emosi yang tak terbendung membuat Agus mengoordinir teman-temannya untuk menganiaya korban secara bersama-sama di rumahnya,” jelas AKP Mujiyanto, Selasa (13/1/2026).

Korban menjadi bulan-bulanan para pelaku. Ia dipukul, ditendang, hingga dihantam menggunakan helm putih yang kini dijadikan barang bukti. Akibatnya, korban menderita luka robek di pelipis mata kiri, memar sekujur tubuh, hingga retak tulang bahu dan harus dirujuk ke RS Sarila Husada Sragen.

Bacaan Lainnya

Identitas Pelaku dan DPO

Polisi telah menetapkan enam tersangka yang kini diamankan, yakni:

  • Agus Setiawan (Siwil) – Pelaku Utama.
  • Riki Korniawan.
  • Prandiawan.
  • Muhaimin.
  • D (Inisial).
  • I.A.S (16) – Pelaku di bawah umur.

Sementara itu, satu pelaku lain berinisial P alias Pithik berhasil melarikan diri dan kini masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

“Kami imbau pelaku yang buron segera menyerahkan diri. Untuk tersangka I.A.S karena masih di bawah umur, proses hukumnya kami sesuaikan dengan sistem peradilan anak,” tegas Kapolsek.

Saat ini, empat tersangka dewasa telah dititipkan di Rumah Tahanan (Rutan) Polres Sragen untuk proses penyidikan lebih lanjut. Keberhasilan pengungkapan kasus ini menjadi bukti komitmen Polsek Sukodono dalam menjaga keamanan warga dari aksi premanisme.

(Red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Gravatar profile
  • Rating