Di Dukuh Dermokulo, Desa Giling, sebuah rumah milik warga bernama Suharno mengalami kerusakan serius. Tembok ruang tamu retak akibat desakan tanah. “Demi keselamatan, kami menyarankan korban untuk mengungsi sementara ke rumah kerabat,” jelas AKP Sukarno.
Kondisi serupa terjadi di Dukuh Nglorah, Desa Jrahi. Longsoran talut jalan sepanjang 30 meter sempat menutup satu-satunya akses jalan pedukuhan. Namun, berkat aksi gotong royong cepat antara Polri, TNI, dan warga, material longsor berhasil dibersihkan dan jalan kembali terbuka.
Di Desa Jepalo dan Desa Gulangpongge, material tanah juga sempat menerjang rumah warga. Petugas gabungan telah melakukan pembersihan awal agar rumah tersebut aman ditempati kembali.
Imbauan Waspada Cuaca Ekstrem
Polsek Gunungwungkal menegaskan bahwa keselamatan warga adalah prioritas utama. AKP Sukarno mengimbau masyarakat untuk tetap waspada mengingat curah hujan diprediksi masih tinggi.
“Kami terus memantau situasi di lapangan. Polri berkomitmen tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban (Kamtibmas), tetapi juga hadir memberikan rasa aman dan bantuan fisik saat warga menghadapi musibah bencana alam,” pungkasnya.
Sumber Humas Resta Pati
(Red)








Tinggalkan Balasan