Kapolresta Pati Kombes Pol Jaka Wahyudi mengatakan, kondisi saat personel pertama tiba sudah sangat kritis.
“Setelah laporan 110 diterima, tim Pamapta langsung menuju lokasi dan menemukan api sudah membesar di bagian bawah gudang,” jelasnya.
Upaya pemadaman melibatkan 40 unit kendaraan pemadam, mobil tangki, ambulans, serta bantuan dari berbagai instansi dan relawan. Personel gabungan Polresta Pati juga membantu mengevakuasi seluruh pekerja.
“Prioritas kami adalah memastikan semua karyawan keluar dengan selamat,” tegas Kapolresta. Ia menambahkan bahwa seluruh unit kepolisian dikerahkan untuk mendukung penanganan, termasuk pengaturan lalu lintas agar armada pemadam dapat bergerak cepat.
Hingga pukul 02.30 WIB, api masih dalam proses pemadaman. Material gudang seperti tepung, plastik kemasan, dan snack siap jual membuat api cepat membesar dan sulit dikendalikan.
“Materialnya sangat mudah terbakar sehingga membutuhkan teknik khusus,” ungkapnya.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Kerugian materiil masih dalam pendataan oleh manajemen PT Dua Kelinci. Petugas Inafis telah mensterilkan area untuk memastikan tidak ada pekerja yang tertinggal di dalam bangunan.
“Kami imbau warga menjauh dari lokasi karena struktur bangunan rapuh dan berbahaya. Keselamatan publik menjadi prioritas,” tutup Kombes Pol Jaka Wahyudi.
Kepolisian juga kembali mengingatkan masyarakat untuk memanfaatkan Call Center 110 sebagai layanan pelaporan cepat dan gratis 24 jam untuk situasi darurat, serta menghindari panggilan iseng agar layanan tetap optimal.
(Red)









Tinggalkan Balasan