Jepara, Jawa Tengah – Sebuah tragedi memilukan kembali mengguncang Bumi Kartini setelah insiden pesta miras berujung maut di Jepara merenggut nyawa lima orang warga secara beruntun. Para korban dilaporkan mengembuskan napas terakhir setelah mengonsumsi minuman keras oplosan di sebuah warung di Desa Suwawal Timur, Kecamatan Pakis Aji, pada Sabtu (7/2/2026) malam.
Kematian Beruntun Selama Dua Hari
Berdasarkan data yang dihimpun, para korban meninggal dunia dalam rentang waktu Senin (9/2/2026) hingga Selasa (10/2/2026). Dari lima korban jiwa tersebut, tiga orang di antaranya merupakan warga Desa Suwawal Timur, sementara dua korban lainnya masing-masing berasal dari Desa Bulungan dan Desa Demeling.
Seorang saksi warga yang enggan disebutkan namanya, mengungkapkan bahwa gejala keracunan mulai dirasakan para korban pada Minggu pagi. Korban pertama berinisial NA (Suwawal Timur) meninggal dunia pada Senin pagi. Tak berselang lama, korban berinisial S menyusul pada siang hari, dan korban H dari Desa Bulungan meninggal menjelang waktu Magrib. Dua korban lainnya, berinisial A dan K, dilaporkan tutup usia pada Selasa pagi.
Baca juga: Belasan Pesta Miras Dini Hari
Tiga Orang Masih Kritis
Selain menelan lima korban jiwa, terdapat tiga rekan korban lainnya yakni E, M, dan Eli yang saat ini masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit. Ketiganya dilaporkan dalam kondisi kritis. Salah satu di antaranya diketahui bekerja di warung yang diduga menjadi lokasi pesta miras sekaligus menyediakan fasilitas hiburan karaoke tersebut.
“Mereka mulai merasakan gejala mual dan pusing yang hebat pada Minggu pagi setelah minum semalam sebelumnya. Kondisi mereka terus memburuk hingga harus dilarikan ke rumah sakit,” tutur warga, Selasa (10/2).








Tinggalkan Balasan