Panik melihat kondisi korban, saksi segera berteriak meminta pertolongan warga sekitar dan melaporkan kejadian tersebut kepada pihak berwajib.
Merespons laporan warga, personel Polsek Ampel bergerak cepat menuju lokasi untuk mengamankan TKP, melakukan pemeriksaan awal, serta menggali keterangan dari para saksi. Korban sempat dievakuasi ke fasilitas kesehatan terdekat, namun takdir berkata lain. Berdasarkan pemeriksaan medis, korban dinyatakan telah meninggal dunia.
Plt Kapolsek Ampel, Iptu Ahmad Tri Hartono, membenarkan peristiwa tersebut. Ia menegaskan bahwa berdasarkan hasil olah TKP, insiden ini murni musibah kecelakaan kerja.
“Berdasarkan hasil pemeriksaan di lokasi dan keterangan saksi-saksi, peristiwa ini diduga kuat murni kecelakaan kerja (laka kerja). Tidak ditemukan adanya tanda-tanda atau unsur tindak pidana,” terang Iptu Ahmad.
Belajar dari kejadian ini, pihak kepolisian memberikan imbauan tegas kepada masyarakat, khususnya para peternak yang menggunakan alat mekanis. Masyarakat diminta untuk lebih waspada dan memperhatikan standar keselamatan kerja (K3), terutama memperhatikan pakaian yang dikenakan saat mengoperasikan mesin berputar guna mencegah terulangnya kejadian serupa.
Jenazah korban kini telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk proses pemakaman. Situasi di sekitar lokasi kejadian dilaporkan aman dan kondusif pasca-evakuasi.
(Red)








Tinggalkan Balasan