Kapolres Sragen AKBP Dewiana Syamsu Indyasari menegaskan, pengecekan langsung ini bertujuan memastikan kesiapan personel, sarana prasarana, dan sistem pelayanan dalam menghadapi lonjakan aktivitas masyarakat selama libur Nataru.
“Kami ingin memastikan seluruh pos siap optimal, baik dari sisi personel, peralatan, maupun pelayanan. Operasi Lilin Candi tidak hanya fokus pada pengamanan, tetapi juga pelayanan kemanusiaan agar masyarakat merasa aman dan nyaman,” tegas Kapolres.
Dalam setiap kunjungan, Kapolres dan Forkopimda berdialog langsung dengan petugas, mengecek kelengkapan fasilitas, serta memastikan kondisi kesehatan dan kesiapan personel. Sebagai bentuk dukungan moril, rombongan juga menyerahkan bingkisan makanan dan minuman kepada petugas yang berjaga.
Sementara itu, Wakil Bupati Sragen H. Suroto menyampaikan apresiasi atas dedikasi seluruh personel pengamanan. Ia menekankan pentingnya pelayanan yang profesional, humanis, dan berorientasi pada keselamatan masyarakat.
“Pengamanan Nataru adalah amanah besar. Jaga kesehatan, tetap solid, dan berikan pelayanan terbaik agar masyarakat benar-benar merasakan kehadiran negara,” ujarnya.
Khusus di Pos Pelayanan Rest Area KM 519 A dan KM 519 B, Forkopimda memastikan kesiapan layanan bagi pemudik jalur tol, mulai dari pengaturan lalu lintas, fasilitas istirahat, hingga antisipasi kepadatan kendaraan.
Pengecekan ini sekaligus memperkuat sinergi TNI–Polri, pemerintah daerah, dan instansi terkait dalam menjaga keamanan dan ketertiban selama momentum Nataru. Dengan kesiapsiagaan penuh di tujuh pos tersebut, Polres Sragen optimistis Operasi Lilin Candi 2025 dapat menciptakan situasi kamtibmas yang aman, tertib, dan kondusif bagi masyarakat.
(Arief/Red)








Tinggalkan Balasan