Kapolri Ingatkan Ancaman Cuaca Ekstrem di Jawa Tengah

Abah Sofyan

Kapolri mengungkapkan bahwa berdasarkan prakiraan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), sejumlah wilayah di Indonesia, termasuk Jawa Tengah, berpotensi mengalami curah hujan tinggi hingga sangat tinggi. Kondisi tersebut dinilai dapat memicu berbagai bencana, seperti banjir, tanah longsor, serta gangguan pada jalur transportasi.

“Kami harus waspada terhadap potensi curah hujan tinggi dan sangat tinggi, termasuk di Jawa Tengah. Oleh karena itu, kesiapsiagaan penanganan bencana harus benar-benar dipastikan,” ujar Kapolri.

Ia menekankan pentingnya kesiapan satuan tugas (Satgas) gabungan penanganan bencana, baik dari sisi personel, sarana dan prasarana, maupun pola bertindak di lapangan. Kapolri juga menginstruksikan seluruh jajaran untuk memetakan titik-titik rawan bencana yang berpotensi mengganggu keselamatan masyarakat serta kelancaran transportasi.

“Mitigasi harus disiapkan sejak awal, mulai dari rekayasa jalur apabila terjadi gangguan, kesiapan SAR dan evakuasi, hingga penentuan lokasi pengungsian yang aman bagi masyarakat,” tegasnya.

Bacaan Lainnya

Dalam kesempatan tersebut, Kapolri turut menerima paparan dari jajaran PT KAI Daerah Operasi IV Semarang terkait kesiapan operasional angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) serta prediksi lonjakan penumpang kereta api. Menurutnya, koordinasi lintas sektor menjadi faktor kunci dalam menjaga mobilitas masyarakat di tengah potensi cuaca ekstrem.

“Di tengah ancaman bencana, pelayanan Nataru harus tetap berjalan optimal. Negara harus hadir melalui soliditas dan sinergitas seluruh pihak,” pungkas Kapolri.

(Red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Gravatar profile
  • Rating