Dengan pelantikan ini, para siswa resmi menyandang pangkat Brigadir Polisi Dua (Bripda) dan siap menjalankan tugas sebagai anggota Polri.
Amanat Kapolda Jawa Tengah
Dalam sambutannya, Kapolda Jawa Tengah mengucapkan selamat kepada para Bintara remaja Polri atas keberhasilan mereka menyelesaikan pendidikan. Ia menegaskan bahwa pelantikan ini bukanlah akhir, melainkan awal dari pengabdian sebagai insan Bhayangkara.
“Pelantikan ini adalah langkah awal perjalanan tugas dan karier sebagai anggota Polri. Jadilah polisi yang humanis, berintegritas, dan siap menghadapi tantangan zaman,” ujar Irjen Pol. Ribut Hari Wibowo.
Ia juga berpesan agar para Bintara baru terus belajar, meningkatkan kemampuan, dan menjadikan nilai-nilai Tribrata serta Catur Prasetya sebagai pedoman dalam menjalankan tugas.
“Jaga nama baik institusi dan lembaga pendidikan yang telah melahirkanmu. Teruslah berjuang untuk menjadi penjaga kehidupan, pembangun peradaban, dan pejuang kemanusiaan,” tandasnya.
Lulusan Terbaik: Bripda Ibrahim Asyam Qurrataa’yun
Salah satu momen haru dalam upacara pelantikan adalah pertemuan para siswa dengan orang tua mereka. Di antaranya, Bripda Ibrahim Asyam Qurrataa’yun asal Temanggung yang dinobatkan sebagai siswa lulusan terbaik dengan Nilai Akhir Pendidikan Tertinggi 80,65.
Bripda Ibrahim dikenal sebagai siswa yang cerdas, aktif, dan inspiratif, baik dalam akademik maupun kegiatan sosial selama masa pendidikan. Lahir dari pasangan Muhammad Ja’far Khudhori, seorang PNS, dan Lely Setyowati Ningrum, seorang guru, Bripda Ibrahim tumbuh di lingkungan sederhana yang membentuk pribadinya menjadi disiplin, rendah hati, dan penuh semangat.
“Ayah dan ibu selalu memberikan motivasi kepada saya untuk terus berusaha, apapun hasilnya nanti. Mereka adalah inspirasi terbesar saya,” kata Bripda Ibrahim.
Halaman: 1 2









Tinggalkan Balasan