Klaten, Jawa Tengah – Kepolisian Resor Klaten secara tegas membantah isu adanya bentrokan antarsuporter sepak bola di wilayah hukum mereka pada Jumat (6/2/2026) malam. Pihak kepolisian memastikan bahwa pengamanan suporter di Klaten tetap terkendali dan insiden yang terjadi di Prambanan merupakan gesekan antara rombongan suporter dengan masyarakat atau pengguna jalan, bukan tawuran antar-kelompok suporter.
Klarifikasi Insiden di Prambanan
Kapolres Klaten, AKBP Muhammad Faruk Rozi, menjelaskan bahwa isu yang beredar mengenai bentrokan dua kubu suporter adalah tidak benar. Berdasarkan fakta di lapangan, kericuhan dipicu oleh gesekan rombongan suporter yang sedang melintas dengan warga di sekitar lokasi.
“Kami klarifikasi bahwa tidak ada tawuran antarsuporter. Yang terjadi adalah gesekan antara kelompok suporter dengan masyarakat setempat atau pengguna jalan. Situasi segera kami tangani agar tidak meluas,” tegas AKBP Muhammad Faruk Rozi, Sabtu (7/2/2026).
Baca juga: Operasi Candi 2026








Tinggalkan Balasan