Polrestabes Semarang Gelar Operasi Pekat Candi 2026

Abah Sofyan

Investigasi Indonesia

Semarang, Jawa Tengah – Guna menjamin kekhusyukan masyarakat dalam menyambut bulan suci Ramadan hingga Idulfitri 1447 H, jajaran kepolisian akan segera melaksanakan Operasi Pekat Candi 2026 Semarang. Operasi Kepolisian Kewilayahan ini dijadwalkan berlangsung selama 20 hari, terhitung mulai 17 Februari hingga 8 Maret 2026, dengan fokus utama menekan angka penyakit masyarakat (pekat) di seluruh wilayah hukum Kota Semarang.

Latar Belakang dan Evaluasi Data Kamtibmas

Kabag Ops Polrestabes Semarang, AKBP Asep Supiyanto, menjelaskan bahwa kebijakan ini diambil berdasarkan hasil evaluasi data kepolisian periode Desember 2025 hingga Januari 2026. Tercatat adanya kenaikan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) sebesar 52,1 persen, dari 94 kasus menjadi 143 kasus.

“Lonjakan signifikan terjadi pada kategori kejahatan konvensional yang naik dari 51 menjadi 120 kasus. Oleh karena itu, diperlukan langkah preventif dan represif yang terukur untuk memastikan situasi tetap kondusif,” ujar AKBP Asep Supiyanto dalam keterangannya, Jumat (13/2/2026).

Bacaan Lainnya

Baca juga: Operasi Maung 2026

Sasaran Operasi dan Satgas Khusus

Operasi Pekat Candi-2026 akan melibatkan berbagai satuan tugas (Satgas) dengan target pengungkapan kasus yang spesifik, antara lain:

Satgas Judi dan Premanisme: Menargetkan pemberantasan judi konvensional serta aksi premanisme di ruang publik.

Satgas Narkoba dan Miras: Fokus pada peredaran gelap narkotika serta penyitaan minuman keras ilegal dengan penilaian berbasis bobot barang bukti.

Satgas Judi Online dan Prostitusi: Menargetkan minimal pengungkapan kasus yang telah ditentukan selama masa operasi.

Satgas Petasan: Mengantisipasi peredaran bahan peledak atau petasan yang kerap mengganggu kenyamanan warga menjelang Ramadan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Gravatar profile
  • Rating