Beijing, China – Ketegangan geopolitik kembali memanas setelah pemerintah China mengeluarkan pernyataan keras pada Sabtu (3/1/2026). Beijing secara terbuka mengutuk tindakan Amerika Serikat (AS) yang dinilai menggunakan kekuatan militer secara sepihak terhadap Venezuela dan Presidennya, Nicolas Maduro.
Lin Jian, Juru bicara Kementerian Luar Negeri China menyebut langkah Washington tersebut sebagai pelanggaran serius yang tidak dapat diterima dalam norma hubungan internasional.
Reaksi Keras Beijing: “Kami Sangat Terkejut”
Dalam keterangan resminya, pihak Kementerian Luar Negeri China mengaku terkejut dengan keberanian AS melakukan aksi kekerasan secara terang-terangan terhadap kepala negara yang berdaulat.
“China sangat terkejut dan mengecam keras penggunaan kekuatan secara terbuka oleh Amerika Serikat terhadap negara berdaulat, termasuk tindakan agresif terhadap Presiden mereka,” ungkap Lin Jian.
Pernyataan ini menegaskan posisi China yang menolak segala bentuk intervensi militer asing yang menargetkan kepemimpinan sah suatu negara.
Desak AS Patuhi Hukum Internasional
Beijing tidak hanya mengecam, tetapi juga mendesak Washington untuk segera menghentikan manuver yang dianggap membahayakan stabilitas global tersebut. China mengingatkan AS agar kembali ke jalur diplomasi dan menghormati aturan main dunia.





Tinggalkan Balasan