Investigasi Indonesia
Boyolali, Jawa Tengah – Upaya memperkuat sektor pertanian dan mewujudkan ketahanan pangan di Kabupaten Boyolali kembali menunjukkan progres nyata. Pemerintah Kabupaten Boyolali yang diwakili oleh Kepala Dinas Pertanian secara resmi meresmikan pembangunan sumur dalam (deep well) untuk irigasi lahan pertanian di Dukuh Gondangmijil, Desa Gondanglegi, Kecamatan Klego, Minggu (4/10/2026).
Kegiatan yang dipusatkan di area persawahan setempat dan dilanjutkan di Balai Desa Gondanglegi ini berlangsung khidmat. Peresmian tersebut dihadiri oleh jajaran Forkopimda Kabupaten Boyolali, anggota DPRD Kabupaten Boyolali Azis Aminudin, perwakilan perbankan (Bank Jateng dan Bank Mandiri), Pegadaian, PNM Wilayah Surakarta, Baznas Boyolali, Dinas Ketahanan Pangan, Kabag Kesra, HKTI Jawa Tengah, serta jajaran pengurus Sekber Wartawan Indonesia (SWI) DPD Boyolali dan DPW Jawa Tengah. Kehadiran para pemangku kepentingan lintas sektoral ini menegaskan bahwa pembangunan pertanian memerlukan ekosistem kolaboratif yang kuat, mulai dari pembiayaan, infrastruktur air, hingga pendampingan hulu-hilir.
Kepala Desa Gondanglegi, Sungkono, menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas terealisasinya fasilitas sumur dalam di desanya. Menurutnya, sumur ini menjadi solusi vital untuk mengatasi kendala pengairan, khususnya saat musim kemarau tiba, sehingga produktivitas dan kesejahteraan petani dapat terus ditingkatkan.
Senada dengan hal tersebut, Camat Klego Nuryadi, S.Sos., mengapresiasi perhatian khusus Pemkab Boyolali dan berharap pemerataan program infrastruktur pertanian serupa dapat diperluas ke desa-desa lainnya di wilayah Kecamatan Klego.
Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Boyolali, Suyanta, S.P., M.M., yang hadir mewakili Bupati Boyolali Agus Irawan, menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk mendampingi petani secara berkelanjutan. Dalam kesempatan yang sama, diserahkan pula bantuan benih padi, benih jagung, alat-alat pertanian, serta paket sembako dari Baznas bagi warga yang membutuhkan. Pihaknya berpesan agar bantuan peralatan tersebut dirawat dengan baik guna mendukung target swasembada pangan nasional. Rangkaian kegiatan ini kemudian ditutup dengan pengajian akbar dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW.


Tinggalkan Balasan