Forkopimda dan Media Sinergi Bangun Jepara Mulus

Abah Sofyan

Investigasi Indonesia

Jepara, Jawa Tengah – Pemerintah Kabupaten Jepara bersama jajaran Forkopimda memperkuat sinergi Forkopimda Jepara dan media melalui agenda buka puasa bersama yang dihadiri sekitar 130 awak media dari berbagai organisasi pers. Kegiatan ini menjadi momentum strategis bagi Bupati Jepara, Witiarso Utomo, untuk mengajak insan pers berkolaborasi dalam mengawal percepatan pembangunan infrastruktur serta pengembangan sektor pariwisata Bumi Kartini.

Dalam sambutannya, Bupati Witiarso Utomo memaparkan target besar pemerintah daerah, yakni penuntasan infrastruktur jalan pada 2027 dan fokus pada pengembangan pariwisata di tahun 2028. Selain pembangunan fisik, Bupati juga menyoroti pentingnya edukasi kesehatan bagi anak-anak agar menghindari konsumsi makanan yang kurang sehat atau junk food. Ia menilai media memiliki peran krusial dalam memperkuat branding kuliner lokal melalui pembenahan penyajian dan pengemasan yang lebih menarik.

“Kami berharap rekan-rekan media bisa memberikan informasi yang memikat pembaca untuk mengenal lebih jauh destinasi wisata di Jepara. Kehadiran media harus mampu membuka mata wisatawan tentang keunikan daerah kita, sehingga mereka betah tinggal lebih lama dan menjadikan keunggulan kompetitif Jepara sebagai tolok ukur wisata nasional,” ujar Witiarso Utomo pada Kamis malam (12/3/2026).

Bacaan Lainnya
Promo Terbatas

Senada dengan hal tersebut, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Jepara, Agung Bagus Kade Kusimantara, menekankan pentingnya profesionalisme jurnalistik. Ia menegaskan bahwa fungsi pers adalah memberikan informasi yang edukatif, bukan melakukan intimidasi kepada narasumber. Pihaknya menyatakan tidak akan segan menindak tegas oknum yang menyalahgunakan tugas jurnalistik di luar tupoksinya. Jika ditemukan praktik penyimpangan, Kajari mengimbau masyarakat untuk segera melapor ke institusi kejaksaan atau kepolisian.

Ketua DPRD Jepara, Dr. H. Agus Sutisna, SH, MH., turut menambahkan bahwa pers memiliki fungsi kontrol sosial yang sejajar dengan lembaga legislatif.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Gravatar profile
  • Rating