Gubernur Aceh Kecam Pengeroyokan di Polda Metro

Abah Sofyan

Investigasi Indonesia 

JakartaGubernur Aceh, H. Muzakir Manaf alias Muallem, mengecam keras insiden pengeroyokan di Polda Metro Jaya yang menimpa seorang warga Kota Langsa, H. Faisal. Peristiwa brutal yang terjadi di ruang RPK PPA pada Rabu (25/3/2026) lalu ini memicu kemarahan publik, lantaran aksi kekerasan premanisme tersebut justru berlangsung di dalam markas penegak hukum yang seharusnya menjadi tempat paling aman untuk berlindung.

Kecaman tegas tersebut disampaikan Muallem usai menjenguk korban secara langsung di kediaman pribadinya di kawasan Jakarta Selatan, Senin (30/3/2026). Muallem menilai kejadian ini sangat mencederai rasa keadilan dan wibawa institusi negara.

“Atas nama Gubernur Aceh dan seluruh rakyat Aceh, saya mengecam keras aksi ini. Kantor polisi ini merupakan tempat orang mendapat perlindungan, tapi kenapa bisa terjadi hal seperti ini kalau bukan karena dibiarkan,” tegas Muallem di hadapan awak media.

Bacaan Lainnya

Desak Kapolri Turun Tangan

Gubernur Aceh secara khusus meminta Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) untuk memberikan atensi penuh terhadap kasus pengeroyokan ini. Ia mendesak agar seluruh pihak yang terlibat, baik eksekutor di lapangan, aktor intelektual, maupun oknum aparat yang diduga sengaja melakukan pembiaran, ditindak secara tegas tanpa pandang bulu.

Penanganan kasus yang lamban, menurut Muallem, akan berdampak fatal pada menurunnya tingkat kepercayaan publik, khususnya warga Aceh di perantauan, terhadap institusi kepolisian. Ia menuntut adanya jaminan keamanan dan perlindungan maksimal bagi korban beserta saksi-saksi selama proses penyidikan berjalan.

Desakan Pemecatan Oknum Anggota DPR RI

Dukungan moral bagi korban juga mengalir dari tokoh pers nasional sekaligus Ketua Umum Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI), Wilson Lalengke. Ia mengapresiasi langkah responsif Gubernur Aceh yang hadir langsung menyemangati warganya yang menjadi korban ketidakadilan.

Lebih jauh, Wilson mendesak aparat kepolisian untuk bernyali mencokok para pelaku pengeroyokan beserta otak di baliknya. Dalam keterangannya, Wilson secara terang-terangan menyoroti dugaan keterlibatan tokoh bernama Fadh Arafiq beserta istrinya, Ranny Fadh Arafiq, yang saat ini duduk di kursi empuk sebagai anggota DPR RI.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Gravatar profile
  • Rating