Blora, Jawa Tengah – Kasus Penelantaran Anak kembali menjadi sorotan tajam setelah warga Jalan Gajahmada, Kelurahan Ngelo, Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora, digemparkan oleh penemuan bayi perempuan mungil pada Selasa (3/3/2026) dini hari. Bayi malang tersebut ditemukan dalam kondisi tanpa busana di dalam sebuah kardus bekas air mineral di depan rumah salah seorang warga setempat.
Kronologi bermula sekitar pukul 01.15 WIB saat saksi berinisial G terbangun akibat suara ketukan pintu. Setelah dilakukan pengecekan bersama saksi lain dan anak-anak panti asuhan, ditemukan sebuah kardus merk Aqua yang ternyata berisi bayi baru lahir. Bayi tersebut hanya beralaskan kaos lengan pendek dan diselimuti selembar kerudung hitam guna menghalau cuaca dingin.
Kapolres Blora AKBP Wawan Andi Susanto, melalui Kapolsek Cepu AKP Edi Santosa, mengonfirmasi bahwa pihaknya tengah melakukan pengejaran terhadap pelaku. Berdasarkan keterangan saksi, sempat terlihat dua orang pria mencurigakan yang mengendarai sepeda motor Yamaha Mio tanpa nomor polisi meletakkan kardus tersebut sebelum melarikan diri dari lokasi kejadian.
“Kami telah mengamankan barang bukti berupa kardus, kain, hingga potongan tali pusar untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut,” tegas AKP Edi Santosa.
Tim medis RS NU Cakra Medika, melalui dr. Nur Chusnaini Mayati, menyatakan bayi dengan berat 2,73 kg dan panjang 46 cm tersebut dalam kondisi sehat. Namun, ditemukan fakta medis bahwa pemotongan tali pusar bayi dilakukan secara asal atau tidak menggunakan jasa tenaga medis profesional, yang mengindikasikan proses persalinan dilakukan secara mandiri atau disembunyikan.
Kini, pihak kepolisian sedang mendalami rekaman CCTV di sekitar lokasi dan mengumpulkan keterangan tambahan guna mengungkap motif serta identitas orang tua yang tega membuang darah dagingnya sendiri tersebut.















Tinggalkan Balasan