Investigasi Indonesia
Simalungun, Sumatera Utara – Kapolda Sumatera Utara, Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto, memimpin penguatan koordinasi strategis terkait pengamanan arus balik 2026 langsung dari kawasan Pantai Bebas Parapat, Danau Toba, Selasa (24/03/2026). Didampingi jajaran Polres Simalungun, Kapolda mengikuti agenda komando nasional melalui video conference yang dipimpin oleh Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo guna memastikan kelancaran lalu lintas dan keamanan masyarakat pasca-Lebaran.
Kasi Humas Polres Simalungun, AKP Verry Purba, menjelaskan bahwa kegiatan yang berlangsung di Pos Yan III Pantai Bebas Parapat ini merupakan tindak lanjut arahan pusat dalam kerangka pengawalan Operasi Ketupat 2026.
“Kapolres Simalungun AKBP Marganda Aritonang mendampingi langsung kedatangan Kapolda Sumut beserta rombongan Pejabat Utama Polda Sumut di Parapat untuk mengikuti zoom meeting bersama Kapolri,” ujar AKP Verry Purba saat dikonfirmasi pada Selasa malam.
Sebelum koordinasi nasional dimulai, Kapolda Sumut menyempatkan diri menyerahkan paket Lebaran kepada personel gabungan yang bertugas di lapangan. Langkah ini merupakan bentuk apresiasi atas dedikasi petugas dalam melayani pemudik dan wisatawan di wilayah hukum Simalungun selama masa Idul Fitri 1447 H.
AKP Verry Purba mengungkapkan bahwa dalam pertemuan virtual tersebut, Kapolri memberikan evaluasi mendalam mengenai kesiapan menghadapi puncak arus balik yang diprediksi terjadi pada akhir Maret 2026.
” Kapolri memberikan arahan langsung kepada seluruh jajaran terkait kesiapan menghadapi puncak arus balik yang diperkirakan terjadi tepat pada tanggal 24 Maret 2026, termasuk penerapan rekayasa lalu lintas seperti one way nasional dan pemanfaatan jalur tol fungsional,” terangnya.
Kapolri juga mengimbau masyarakat untuk mempertimbangkan kebijakan work from anywhere (WFA) guna mengurai konsentrasi kendaraan pada satu waktu. Aspek keselamatan menjadi poin utama, di mana pemudik diminta tidak memaksakan diri berkendara saat lelah dan selalu mengantisipasi cuaca ekstrem yang berpotensi terjadi di jalur-jalur rawan.
Merespons instruksi tersebut, Kapolda Sumut Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto menyatakan kesiapan penuh wilayah Sumatera Utara.

















Tinggalkan Balasan