Rest Area KM 57 Siap Hadapi Mudik

Abah Sofyan

Berdasarkan data dari Jasa Marga, sejak H-10 hingga H-6 Lebaran terjadi peningkatan kendaraan mudik sebanyak 7 persen. Peningkatan ini sejalan dengan kebijakan pemerintah, seperti diskon tarif tol dan program Work From Anywhere (WFA), yang diharapkan dapat mengurangi puncak arus mudik pada H-3 atau 28 Maret.

Jenderal Listyo juga menegaskan bahwa pihaknya telah menyiapkan skenario rekayasa lalu lintas, mulai dari penerapan ganjil-genap, contraflow, hingga oneway. Pelaksanaan oneway baru akan diterapkan jika jumlah kendaraan melampaui 8.000 per jam; jika tidak, rekayasa yang diterapkan hanya contraflow.

“Rekayasa lalu lintas dan informasi melalui berbagai media akan kami sampaikan sejak awal agar masyarakat terinformasi mengenai potensi perubahan rute selama mudik,” tambahnya.

Selain itu, Panglima TNI Jenderal Agus Subianto mengungkapkan bahwa TNI telah menyiapkan total 66.714 personel untuk membantu pengamanan mudik, baik melalui pendampingan kepada Polri maupun penempatan di satuan masing-masing untuk antisipasi bencana alam.

Bacaan Lainnya

(NS/Red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Gravatar profile
  • Rating