Oknum Aparat Diduga Bekingi Preman Duduki Lahan Negara

Abah Sofyan

Investigasi Indonesia

Indragiri Hilir, Riau – Sebuah ironi besar mencederai komitmen penyelamatan aset negara di Riau setelah tim keamanan PT. Agrinas Palma Nusantara, pemegang mandat resmi negara, dilaporkan diusir paksa oleh massa bersenjata tajam. Insiden yang terjadi di Desa Sekayan, Kecamatan Kemuning, Kabupaten Indragiri Hilir ini memicu sorotan tajam karena adanya dugaan pembiaran oleh oknum aparat kepolisian setempat saat massa bayaran melakukan intimidasi fisik di hadapan petugas.

Peristiwa ini bermula ketika tim keamanan PT. Agrinas bergerak berdasarkan surat penugasan sah untuk mengamankan aset perkebunan yang telah disita oleh Satgas PKH. Bukannya mendapatkan perlindungan hukum, tim resmi ini justru dihadang dan dikejar oleh kelompok massa yang membawa senjata tajam. Berdasarkan laporan di lapangan, oknum aparat kepolisian yang berada di lokasi diduga tidak melakukan tindakan pencegahan atau pelucutan senjata, melainkan membiarkan pendudukan ilegal tersebut berlanjut.

Kritik Keras Wilson Lalengke terhadap Kinerja Polri

Ketua Umum Persatuan Pewarta Warga Indonesia (Ketum PPWI), Wilson Lalengke, mengecam keras tragedi hukum tersebut. Alumni PPRA-48 Lemhannas RI ini menilai tindakan oknum di Kemuning adalah bentuk pembangkangan nyata terhadap instruksi Presiden Prabowo Subianto dalam menertibkan aset-aset strategis bangsa. Menurutnya, aparat seharusnya menjadi benteng pertahanan hukum, bukan justru memfasilitasi kelompok yang tidak sah.

Bacaan Lainnya
Promo Terbatas

Jika Kapolres Indragiri Hilir dan Kapolda Riau tidak segera mengambil langkah tegas untuk menyapu bersih oknum-oknum yang diduga bermental pelindung preman ini, maka marwah institusi Polri menjadi taruhannya. Jangan biarkan rakyat kehilangan kepercayaan karena merasa hukum dapat diperjualbelikan oleh oknum berseragam demi kepentingan elit lokal, tegas Wilson Lalengke pada Selasa (10/3/2026).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Gravatar profile
  • Rating