Kanit Gakkum Sat Lantas Polres
Simalungun, IPDA Yancen Hutabarat, S.H., menegaskan bahwa pengejaran terhadap pelaku menjadi prioritas utama. “Kami menerapkan pendekatan prediktif untuk menganalisis rute pelarian dan pola kendaraan melalui rekaman saksi dan petunjuk di lapangan. Kami tidak akan berhenti sampai pelaku tertangkap,” tegas IPDA Yancen, Rabu malam (18/2/2026).
Evaluasi Kondisi Jalan dan Keselamatan
Dari hasil investigasi, cuaca di lokasi kejadian terpantau cerah dengan kondisi aspal hotmix yang baik. Namun, petugas mencatat bahwa jalur provinsi dengan lebar 5,90 meter tersebut belum dilengkapi marka jalan dan rambu lalu lintas yang memadai.
Faktor manusia, yakni kecepatan tinggi dan kurangnya kewaspadaan dalam menjaga jarak aman, diduga menjadi pemicu utama kecelakaan. Hingga saat ini, pengemudi Ford Ranger telah bersikap kooperatif dalam memberikan keterangan kepada penyidik untuk membantu memperjelas duduk perkara.
Himbauan Kepada Masyarakat
Polres Simalungun menghimbau kepada warga yang melihat atau memiliki informasi terkait ciri-ciri mobil Toyota Kijang Innova yang terlibat kecelakaan di Janggir Leto tersebut untuk segera melapor ke kantor polisi terdekat. Identitas informan dipastikan akan dirahasiakan guna kepentingan hukum demi keadilan bagi keluarga korban.
(Yuni/Red)








Tinggalkan Balasan