Skandal Mafia Pencurian Mobil Oknum Polisi Minahasa Makin Menggema

Abah Sofyan

Investigasi Indonesia

Minahasa, Sulawesi Utara – Investigasi mendalam terhadap skandal pencurian mobil Polres Minahasa yang menimpa purnawirawan AKP Saleh Paratama mengungkap tabir kebisuan institusi dan dugaan jaringan mafia kendaraan di internal kepolisian. Kasus yang menyeret oknum Briptu Chlifen Bawulele ini memicu kecaman luas karena hingga kini belum ada tindakan disiplin maupun proses pidana tegas, yang dianggap merusak marwah penegakan hukum di Sulawesi Utara.

Kapolres Minahasa, AKBP Steven J.R. Simbar, menjadi sorotan tajam publik karena dinilai bungkam atas ulah bawahannya. Desas-desus yang berkembang menyebutkan bahwa kendaraan hasil curian tersebut sempat digunakan oleh oknum atasan di lingkungan Polda Sulawesi Utara. Kondisi ini memperkuat indikasi adanya penyimpangan rantai komando dan dugaan upaya perlindungan terhadap oknum pelaku oleh perwira senior.

Dugaan Jaringan Kejahatan Sistemik

Dugaan keterlibatan jaringan mafia semakin menguat setelah kendaraan milik korban dilaporkan telah dimodifikasi secara ekstrem hingga 75 persen dari bentuk aslinya. Perubahan meliputi warna cat, bentuk bodi, hingga penggunaan plat nomor dan dokumen registrasi (BPKB/STNK) yang diduga palsu. Operasi yang canggih ini disinyalir bukan sekadar aksi individu, melainkan kerja kelompok terorganisir yang melibatkan pihak internal dan eksternal.

Bacaan Lainnya

Penderitaan korban, AKP Saleh Paratama, kian berat karena ia masih harus menanggung beban cicilan kendaraan sebesar Rp9 juta per bulan untuk aset yang sudah hilang. Upaya mencari keadilan telah ditempuh hingga menyurati Mabes Polri, DPR RI, hingga Presiden, namun hingga kini titik terang belum juga ditemukan.

Kritik Keras Aktivis Wilson Lalengke

Ketua Umum PPWI sekaligus pengamat kepolisian, Wilson Lalengke, mengecam keras fenomena “polisi mencuri di kantor polisi” ini. Menurut alumni Lemhannas RI tersebut, diamnya pimpinan menunjukkan runtuhnya moralitas institusi.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Gravatar profile
  • Rating