Boyolali, Jawa Tengah – Isu mengenai penindakan tambang ilegal di Boyolali kini menjadi sorotan tajam setelah Ketua Umum Perkumpulan Wartawan Fast Respon (PW FRN), Agus Flores, melayangkan peringatan keras kepada aparat penegak hukum setempat. Agus mendesak agar seluruh aktivitas pertambangan tanpa izin, khususnya di wilayah Simo, segera ditertibkan sebelum pihaknya menyurati Kapolri untuk mengevaluasi jabatan Kapolres Boyolali.
Langkah tegas ini selaras dengan instruksi Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo yang memerintahkan Divisi Propam Polri untuk menyikat habis praktik tambang ilegal tanpa pandang bulu. Program “bersih-bersih” ini juga menjadi prioritas dalam agenda pemerintahan Presiden Prabowo Subianto demi menjaga kedaulatan sumber daya alam dan kelestarian lingkungan.
Baca juga: Diduga Galian C Ilegal di Batang Kebal Hukum
Agus Flores menegaskan bahwa laporan yang ia terima mencatat penggunaan alat berat seperti ekskavator di lokasi yang diduga ilegal. Selain itu, muncul dugaan kuat adanya praktik peredaran solar ilegal yang memasok kebutuhan operasional alat-alat tersebut.









Tinggalkan Balasan