Cara Membuat Uliran Tembaga (DIY Therapy)
Untuk mendapatkan manfaat energi secara optimal, Anda dapat membuat “uliran” atau cincin/gelang tembaga sendiri di rumah menggunakan kawat tembaga murni (minimal 99,9% Cu tanpa lapisan pernis).
Persiapan: Siapkan kawat tembaga ukuran 1,5 mm – 2 mm. Pastikan kawat tersebut bersih dari pelapis kabel.
Proses Mengulir: Ambil dua batang kawat sepanjang 20 cm, lalu jepit salah satu ujungnya. Putar ujung lainnya menggunakan tang atau bor listrik hingga kawat saling melilit (terpilin) membentuk uliran spiral berlawanan arah jarum jam (untuk membuang energi negatif) atau searah jarum jam (untuk menguatkan energi).
Pembentukan: Tekuk hasil pilinan tersebut mengikuti lingkar jari (cincin) atau pergelangan tangan (gelang).
Finishing: Pastikan kedua ujungnya tidak tajam. Biarkan ujungnya terbuka (tidak menyambung mati) untuk menciptakan aliran energi yang dinamis.
Referensi Ilmiah & Literatur
- National Institutes of Health (NIH): Copper Fact Sheet for Health Professionals. (Membahas dosis dan peran enzimatis tembaga).
- Journal of Trace Elements in Medicine and Biology: Copper and its Role in Immunity. (Menjelaskan sifat antimikroba dan pertahanan tubuh).
- World Health Organization (WHO): Guidelines for Copper in Drinking-water. (Membahas batas aman asupan mineral tembaga).
- Charaka Samhita (Literatur Ayurveda): Penjelasan mengenai Tamra Jal atau air tembaga untuk menyeimbangkan Dosha dalam tubuh.
Untuk cara pemakaian silahkan cek artikelnya : Manfaat, Durasi dan Cara Pakai
Edukasi Hukum: Berdasarkan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan, praktik pengobatan atau terapi menggunakan media logam (seperti tembaga) dikategorikan sebagai pelayanan kesehatan tradisional atau komplementer. Masyarakat diingatkan untuk tidak memberikan klaim medis yang berlebihan (overclaim) terhadap produk kerajinan tembaga tanpa izin edar resmi dari BPOM jika produk tersebut dipasarkan sebagai alat kesehatan. Selain itu, UU Perlindungan Konsumen menjamin hak masyarakat untuk mendapatkan informasi yang benar mengenai kadar kemurnian logam yang digunakan dalam aksesori kesehatan agar tidak menimbulkan reaksi alergi berlebih.
Catatan Redaksi: Redaksi InvestigasiIndonesia.co.id menyarankan agar penggunaan aksesori tembaga tetap diiringi dengan pola hidup sehat. Meskipun tembaga memiliki manfaat luar biasa, kelebihan mineral (toksisitas) juga tidak baik bagi tubuh. Konsultasikan dengan ahli kesehatan jika Anda memiliki kulit yang sangat sensitif terhadap logam. Tembaga adalah jembatan antara teknologi dan alam; gunakanlah dengan bijak untuk mencapai harmoni diri.
(Red)















Tinggalkan Balasan