Investigasi Indonesia
Semarang, Jawa Tengah – Keresahan warga kembali mencuat di ruang publik melalui kanal pengaduan resmi LaporGub dengan nomor registrasi LGWS71523839. Kali ini, sorotan tajam diarahkan pada kondisi aliran sungai di Jalan Brigjend Sudiarto, Kota Semarang, yang dinilai mengalami pendangkalan parah dan berubah fungsi menyerupai tempat penampungan sampah dadakan.
Dalam laporan yang diajukan pada Senin, 12 Oktober 2026, warga meluapkan kekesalannya lantaran endapan tanah atau sedimen semakin menebal, tumpukan sampah serta ranting kayu menyangkut di tiang-tiang jembatan, dan rumput liar tumbuh subur di tepian sungai. Warga mendesak dinas terkait segera melakukan pengerukan dan pembersihan sebelum musim hujan tiba, agar aliran air tidak tersumbat dan memicu bencana banjir di kawasan tersebut.
Menanggapi aduan yang bersifat mendesak ini, sistem LaporGub melalui Admin Gubernuran langsung bergerak cepat meneruskan laporan tersebut kepada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) pada Senin, 12 Oktober 2026 pukul 14:39 WIB. Tak lama berselang, tepatnya pukul 19:11 WIB di hari yang sama, pihak DPUPR Provinsi Jawa Tengah memberikan respons positif dengan menyatakan kesiapan untuk segera menindaklanjuti (TL) laporan warga tersebut.


Tinggalkan Balasan