Investigasi Indonesia
Semarang, Jawa Tengah – Polsek Gayamsari bergerak cepat melakukan pembinaan intensif terhadap sejumlah remaja yang terlibat tawuran di Semarang, tepatnya di kawasan Rusunawa Kaligawe. Langkah preventif ini diambil guna menekan angka kenakalan remaja yang kian marak akibat pengaruh media sosial.
Pertemuan pembinaan tersebut digelar di Aula Kantor Kelurahan Kaligawe pada Rabu (20/5/2026) malam. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kapolsek Gayamsari, Kompol Yuna Ahadiyah, S.H., dengan menghadirkan unsur Muspika, tokoh masyarakat, serta orang tua para remaja yang terlibat.
Pencegahan Berbasis Komunitas
Berdasarkan pendalaman kepolisian, aksi tawuran tersebut dipicu oleh tantangan antar-kelompok di media sosial. Dari total 13 remaja yang tergabung dalam grup percakapan terkait, enam orang di antaranya teridentifikasi terlibat langsung dalam bentrokan fisik.
Kompol Yuna menegaskan bahwa keterlibatan dalam aksi kriminal seperti tawuran akan membawa dampak buruk jangka panjang bagi masa depan remaja.









Tinggalkan Balasan