Investigasi Indonesia
Jepara, Jawa Tengah – Kasus dugaan Korupsi Dana Banprov Desa Sekuro kini tengah memicu gejolak hebat di tengah masyarakat Kecamatan Mlonggo, Kabupaten Jepara. Warga mempertanyakan raibnya anggaran aspirasi berupa Bantuan Provinsi (Banprov) Jawa Tengah dan Bantuan Kabupaten (Bankab) Jepara Tahun Anggaran 2024-2025 senilai kurang lebih Rp850 juta yang sedianya dialokasikan untuk pembangunan infrastruktur jalan desa, namun hingga kini fisik bangunannya diduga fiktif.
Berdasarkan penelusuran tim investigasi di lapangan, warga berinisial S dan M mengungkapkan kekecewaannya karena meski dana dikabarkan telah cair, tidak ada pengerjaan jalan di lokasi yang dimaksud.
“Uangnya sudah keluar, tapi fisiknya tidak ada. Hilang tanpa jejak. Kami sebagai warga kecewa dan bingung mau lapor ke siapa, ada rasa takut,” ungkap warga kepada tim media, Jumat (5/5/2026).
Kondisi ini memicu kecurigaan adanya penyelewengan anggaran secara masif di tingkat Pemerintah Desa.
Pihak Dinas Sosial, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dinsospermades) Kabupaten Jepara saat dikonfirmasi membenarkan bahwa Desa Sekuro memang menerima alokasi dana tersebut, meski enggan merinci detail peruntukannya. Sementara itu, Inspektorat Kabupaten Jepara menyatakan bahwa proses pemeriksaan dokumen dan cek fisik sedang berlangsung.









Tinggalkan Balasan