Dugaan Kepsek SMP Negeri di Batam Nyambi Proyek Pengaspalan Jadi Sorotan

Abah Sofyan
Oplus_131072

Investigasi Indonesia

Batam, Kepri – Sikap seorang Kepala Sekolah (Kepsek) SMP Negeri di Kota Batam berinisial U memicu polemik setelah dirinya secara terbuka mengaku tengah mengerjakan proyek pengaspalan di jalur jalan nasional. Pengakuan yang terlontar dari mulut seorang aparatur sipil negara (ASN) tersebut kini memantik desakan pemeriksaan dari berbagai pihak terkait potensi pelanggaran disiplin dan kode etik.

Peristiwa ini bermula ketika awak media menghubungi Kepsek U melalui telepon seluler pada Sabtu, 13 Juni 2026 sekira pukul 13.20 WIB. Pihak media awalnya bermaksud untuk bersilaturahmi sekaligus membuka ruang konfirmasi terkait pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB). Namun, belum sempat pembahasan masuk ke inti persoalan, Kepsek U justru menyampaikan informasi mengejutkan bahwa dirinya sedang disibukkan oleh pengerjaan proyek pengaspalan jalan.

Mendengar hal tersebut, jurnalis langsung mempertanyakan keabsahan seorang kepala sekolah merangkap sebagai kontraktor proyek instansi pemerintah. Menyadari pernyataannya berpotensi melanggar aturan, Kepsek U langsung berkilah dan berdalih bahwa ucapan tersebut hanyalah gurauan belaka. Kendati diklaim sebagai candaan, sikap pamer kuasa (show of power) ini dinilai tidak etis dan tidak mencerminkan integritas seorang pendidik sekaligus pelayan publik.

Bacaan Lainnya

Publik menilai pengakuan yang dinilai “kebablasan” itu harus disikapi serius oleh otoritas terkait. Terlebih, oknum kepala sekolah yang bersangkutan dikabarkan akan segera memasuki masa purna bakti, di mana terdapat regulasi khusus yang mengatur perpanjangan masa pensiun ASN. Tindakan ini memicu desakan kuat agar Wali Kota Batam, Dinas Pendidikan, serta Inspektorat segera turun tangan menganalisa dugaan pelanggaran etik dan disiplin ini guna memberikan sanksi tegas.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Profil Gravatar
  • Rating