Investigasi Indonesia
Tanggamus, Lampung – Inspektorat Kabupaten Tanggamus memastikan akan segera melaksanakan audit investigasi dana BUMDes di Pekon (Desa) Kandang Besi, Kecamatan Kota Agung Barat, menyusul adanya laporan terkait dugaan penyimpangan pengelolaan keuangan desa.
Sekretaris Inspektorat Kabupaten Tanggamus, Gustam Apriansyah, S.Sos., M.M, saat dikonfirmasi, Kamis (21/05/2026), menyatakan bahwa pihaknya akan segera menindaklanjuti laporan masyarakat tersebut. Audit investigasi akan dilakukan setelah tim merampungkan proses penelaahan dokumen serta pemeriksaan saksi-saksi terkait.
Dugaan Ketidaksesuaian Laporan Keuangan
Fokus pemeriksaan Inspektorat adalah penggunaan anggaran Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) “Besi Berkilau” di Pekon Kandang Besi. Salah satu poin utama yang disorot adalah laporan keuntungan unit usaha penyedia layanan internet senilai Rp 114 juta yang dinilai tidak transparan.
“Dugaan awalnya adalah ketidakjelasan dana simpanan masyarakat. Kami harus melakukan pendalaman lebih lanjut di lapangan untuk memastikan kondisi sebenarnya,” ujar Gustam.
Pihak Inspektorat mencatat adanya perbedaan data yang signifikan antara laporan pengelola BUMDes dengan estimasi warga. Masyarakat memperkirakan kas BUMDes mencapai lebih dari Rp 500 juta, sementara Ketua BUMDes menyebut angka sebesar Rp 280 juta. Adanya selisih angka inilah yang memicu kecurigaan warga terkait potensi penyalahgunaan anggaran oleh oknum pengelola.









Tinggalkan Balasan